Bagian-Bagian Jantung, Fungsi, Dan Cara Kerjanya 5/5 (1)

Bagian Bagian Jantung dan Fungsinya – Jantung merupakan salah satu organ vital dalam tubuh manusia. Tanpa jantung, manusia tidak dapat hidup karena darah tidak dapat mengalir ke seluruh tubuh.

Secara umum fungsi utama dari jantung adalah untuk memompa dan menyebarkan darah ke seluruh tubuh. Namun, jantung memiliki beberapa bagian yang memiliki fungsi masing-masing. Simak penjelasan lengkap mengenai fungsi bagian-bagian jantung berikut ini.

Bagian Bagian Jantung

Untuk dapat hidup, manusia membutuhkan oksigen dan makanan yang tersebar ke seluruh tubuh melalui sel-sel darah. Jantung memiliki peranan penting untuk terus memompa darah ke seluruh tubuh tanpa henti. 

bagian jantung lengkap
bagian jantung

Jantung merupakan rongga berotot yang memiliki ukuran 200 sampai 425 gram atau sebesar kepalan tangan.

Jantung memiliki 4 bagian utama yaitu:

  1. Serambi kanan
  2. Serambi kiri
  3. Bilik kanan
  4. Bilik kiri

Selain 4 bagian jantung tersebut, terdapat bagian lainnya yang tidak kalah penting yaitu:

  1. Pembuluh darah
  2. Perikardium
  3. Katup

Fungsi Bagian-Bagian Jantung

Setelah mengetahui bagian bagian jantung secara umum, maka kita lanjutkan dengan membahasnya satu per satu fungsi-fungsinya.

mudah menghafal fungsi jantung
Image By RuangGuru

1. Serambi Kanan

Serambi kanan terletak pada bagian atas jantung. Dindingnya lebih tipis dibandingkan bagian bilik dan tidak memiliki otot. Hal ini karena serambi kanan hanya sebagai penerima darah saja.

Fungsi serambi kanan adalah untuk menampung darah yang mengandung CO2 (karbondioksida) atau darah kotor. Darah masuk ke dalam serambi kanan melalui saluran bernama vena cava inferior dan superior.

Darah kotor yang ditampung oleh atrium kanan ini akan dialirkan ke bilik kanan. Sedikit berbeda dengan jantung dewasa, jantung bayi memiliki lubang pada serambi kanan. Fungsinya agar darah dapat langsung mengalir. 

2. Serambi Kiri

Berbeda dengan atrium kanan, serambi kiri bertugas untuk menerima pasokan darah yang kaya akan O2 (oksigen) dari paru-paru. Darah inilah yang nantinya akan dipompa ke seluruh tubuh karena mengandung oksigen dan zat makanan untuk tubuh.

Darah masuk ke dalam atrium kiri melalui saluran yang bernama vena pulmonalis. Setelah itu akan dipompa ke bilik kiri melalui katup mitral.

3. Bilik Kanan

Bagian lainnya dari jantung yaitu bilik atau ventrikel yang terletak di bagian bawah jantung. Bagian ventrikel memiliki dinding yang lebih tebal dibandingkan serambi jantung. Selain itu juga memiliki otot karena bertugas untuk memompa darah.

Sebab, bagian bilik mengemban tugas yang lebih berat yaitu memompa darah dari jantung ke paru-paru dan seluruh tubuh

Darah yang berisi karbon dioksida akan dipompa oleh serambi kanan ke bilik kanan. Setelah itu, darah akan dipompa ke paru-paru sehingga karbon dioksida dapat dikeluarkan dari tubuh melalui proses pernapasan.

4. Bilik Kiri

Berbanding terbalik dengan fungsi bilik kanan, bilik kiri memiliki fungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Darah yang kaya akan oksigen dari serambi kiri masuk melalui katup mitral ke bilik kiri. 

Setelah itu, darah akan langsung dialirkan ke seluruh tubuh untuk memasok oksigen. Dinding pada ventrikel kiri paling tebal diantara bagian lainnya. Apabila tekanan darah meningkat maka bentuk bilik kiri dapat menebal dan mengeras. 

5. Perikardium

Letak jantung berada pada perikardial yang merupakan rongga berisi cairan. Sementara itu perikardium merupakan dinding membran serosa yang menghasilkan cairan serous.

Cairan tersebut berfungsi sebagai pelumas untuk jantung agar dapat berdetak

Selain itu, perikardium juga berfungsi untuk melindungi jantung dari organ lainnya. Sehingga tidak terjadi gesekan yang dapat membahayakan jantung. Fungsi lainnya yaitu sebagai penyangga agar jantung tetap berada pada posisinya.

6. Katup

Pada jantung juga terdapat bagian katup yang berfungsi sebagai pengatur aliran darah agar tetap satu arah. Baik untuk masuk maupun keluar jantung. 

Terdapat 4 katup jantung yang memiliki perannya masing-masing, yaitu:

  • Katup Trikuspid
  • Katup Pulmonal
  • Katup Mitral
  • Katup Aorta

Berikut ini Fungsi dari masing-masing Katup pada jantung:

6.1 Katup trikuspid

Katup ini memiliki 3 daun katup sehingga dinamakan trikuspid. Katup trikuspid terletak diantara atrium kanan dan ventrikel kanan. Fungsinya yaitu mengalirkan darah dari atrium kanan ke ventrikel kanan.

6.2 Katup pulmonal

Katup pulmonal berfungsi untuk mengalirkan darah dari ventrikel kiri menuju jantung melalui arteri pulmonalis.

6.3 Katup mitral

Darah bersih yang mengandung oksigen mengalir ke atrium kiri kemudian dialirkan ke ventrikel kiri melalui katup mitral. Normalnya daun katup mitral berjumlah dua sehingga sering disebut juga sebagai bikuspid.

6.4 Katup aorta

Katup aorta terletak diantara ventrikel kiri dan aorta yang dilewati oleh darah beroksigen. 

7. Pembuluh Darah

Pembuluh darah merupakan salah satu bagian jantung yang memiliki peranan penting. Fungsinya yaitu untuk mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh

Pembuluh darah ini berfungsi sebagai saluran darah karena memiliki bentuk berongga seperti selang. Pembuluh darah juga dapat ditemukan di seluruh bagian tubuh. 

Pada dasarnya terdapat tiga jenis pembuluh darah yaitu:

  • Arteri
  • Vena
  • Kapiler

Berikut ini fungsi dari tiga jenis pembuluh darah diatas yakni:

7.1 Arteri

Arteri merupakan pembuluh yang berfungsi untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Darah yang mengandung oksigen dipompa oleh jantung keluar melalui aorta. 

Setelah itu, aorta mengedarkan darah melalui saluran yang lebih kecil yaitu arteri. 

Arteri tersusun atas 3 lapisan yaitu bagian luar yang memiliki lapisan terkeras, bagian tengah berupa otot yang elastis, serta bagian paling dalam berupa sel epitel yang halus.

Saat jantung memompa darah, otot arteri mengembang sehingga dapat diisi darah. Lalu ketika jantung rileks, arteri akan kontraksi sehingga darah dapat disebarkan ke seluruh tubuh.

7.2 Vena

Vena memiliki lapisan yang tipis dibandingkan dengan arteri. Fungsi dari vena adalah membawa darah yang mengandung karbondioksida kembali ke jantung. Vena juga mencegah darah kembali lagi karena pengaruh gravitasi. 

Vena yang membawa darah kotor yaitu vena cava superior dan inferior. Vena cava superior membawa darah kotor dari jaringan tubuh bagian atas. Sedangkan vena cava inferior membawa darah kotor dari jaringan tubuh bagian bawah. 

Selain itu, terdapat pula vena pulmonalis yang membawa darah dengan oksigen. Vena cava pulmonalis mengalirkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru ke jantung.

Jadi, pembuluh vena tidak hanya mengalirkan darah kotor tapi juga darah yang mengandung O2.

7.3 Kapiler

Kapiler merupakan cabang dari arteri dan memiliki ukuran yang sangat kecil. Oleh karena itu, kapiler hanya bisa diisi oleh satu sel darah merah saja. 

Kapiler ini menjadi penghubung antara arteri kecil dengan vena kecil dan sebagai pertukaran CO2 dengan O2. Jadi, darah yang mengandung karbondioksida akan ditukar dengan darah yang mengandung oksigen. 

Setelah itu, darah dialirkan melalui venula lalu ke vena untuk dikembalikan ke jantung. 

8. Aorta

Aorta merupakan arteri yang terbesar dalam tubuh. Letaknya berada di atas jantung.

Fungsi dari aorta adalah menyebarkan darah dari jantung ke seluruh tubuh melalui saluran pembuluh arteri.

9. Dinding Jantung

Bagian terluar jantung yaitu dinding yang tersusun atas tiga lapisan. Fungsinya adalah untuk memastikan jantung berdenyut dan tidak terjadi kebocoran.

Lapisan penyusun dinding jantung yaitu epikardium (bagian terluar), miokardium (bagian tengah), dan endokardium (bagian terdalam).

Lapisan epikardium termasuk pada membran fibrosa. Bagian miokardium terisi dengan otot kardiak. Sedangkan pada lapisan endokardium tersusun atas epitel pipih selapis.

Cara Kerja Jantung

Proses peredaran darah dalam tubuh tentu saja tidak sederhana. Dilihat dari uraian sebelumnya maka bisa diketahui bahwa setiap bagian kecil jantung memiliki peranan penting.

Cara kerja jantung yaitu saat jantung berdenyut maka ruang dalam jantung akan membesar atau disebut dengan siklus diastol. Pada siklus ini darah yang mengandung karbondioksida akan masuk ke dalam atrium kanan melalui vena cava superior dan inferior.

Setelah itu, serambi kanan akan mengalirkan darah yang tertampung ke dalam bilik kanan melalui katup trikuspid. Lalu, darah dari bilik kanan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis. 

Ketika darah keluar dari jantung, otot kardiak akan berkontraksi atau yang disebut dengan siklus sistol. 

Darah dari ventrikel kiri kemudian memenuhi pembuluh kapiler. Pada saat di pembuluh kapiler inilah terjadi pertukaran antara karbondioksida dengan oksigen. 

Darah yang telah mengandung oksigen kemudian dialirkan kembali ke jantung melalui pembuluh vena pulmonalis. Darah yang kaya akan O2 dialirkan ke serambi kiri. Setelah itu, dialirkan ke bilik kiri melalui katup mitral.

Darah dari bilik kiri akan dipompakan ke seluruh tubuh dengan melewati aorta melalui katup aorta. Darah bersih yang sudah berada di nadi besar tersebut kemudian akan dialirkan ke seluruh tubuh melalui arteri.

Gangguan Pada Jantung

Apabila terdapat gangguan pada jantung maka jantung tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal. Berikut ini beberapa gangguan pada jantung yang harus kalian waspadai. 

1. Otot Jantung Lemah

Otot jantung lemah merupakan gangguan pada jantung yang dibawa sejak lahir. Hal ini terjadi karena pertumbuhan jantung kurang sempurna saat dalam kandungan.

Perkembangan sekat antara serambi kanan dan kiri tidak sempurna atau tipis. Sehingga dapat menyebabkan bercampurnya darah bersih dengan darah kotor. Pada beberapa kasus juga terdapat penderita yang hanya memiliki satu atrium saja.

Kondisi ini membuat penderitanya tidak dapat melakukan berbagai pekerjaan berat. Apabila dipaksakan maka bisa membuat jantung bekerja lebih keras dan membuat dada terasa sakit. Selain itu juga menyebabkan munculnya bekas kebiruan di tubuh. 

Orang yang menderita gangguan ini pun mudah pingsan. Terkadang meski tidak terasa sakit tapi dapat membuat penderitanya sesak napas. Oleh karena itu harus benar-benar menghindari pekerjaan berat untuk menjaga jantung tetap berfungsi dengan baik. 

2. Serangan Jantung

Serangan jantung adalah kasus yang paling sering ditemukan dan menjadi salah satu penyebab kematian. Gangguan ini menyebabkan jantung berhenti beroperasi dikarenakan kekurangan pasokan darah. Serangan jantung sering disebut juga gagal jantung.

Salah satu penyebabnya yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang mengalirkan darah ke jantung. Penyumbatan tersebut disebabkan oleh plak yang mengeras dari kolesterol, lemak, atau zat dari obat-obatan.

Tidak hanya itu, serangan jantung juga bisa terjadi secara mendadak. Penyebabnya yaitu jantung bekerja terlalu keras dan melebihi suplai darah yang ada di jantung. Inilah yang biasanya menjadi salah satu sebab kematian yang mendadak.

Itulah bagian-bagian jantung beserta fungsi dan penyakitnya. Proses pemompaan darah tidak sederhana dan dilakukan oleh jantung jutaan kali setiap harinya. Maka dari itu, kalian harus menjaga jantung agar terhindar dari penyakit yang menyebabkan kinerja jantung tidak maksimal atau bahkan berhenti.

Daftar Pustaka

  • www.halodoc.com/artikel/ kenali-lebih-dalam- bagian-jantung-dan-fungsinya
  • kids.grid.id/read/472190623 /bagian-jantung-dan-fungsinya -bertugas-memompa-darah-ke- seluruh-tubuh?page=all
  • sumber.belajar. kemdikbud.go.id/repos/ FileUpload/Organ%20 Jantung-BPSMG/materi2.html
  • saintif.com/ gambar-jantung/
  • hellosehat.com/hidup -sehat/fakta-unik/anatomi -jantung/#gref
  • www.honestdocs.id/ fungsi-pembuluh-darah -arteri-dan-vena.amp

Nilai Kualitas Artikel

Leave a Comment