Memahami Bagian-Bagian Otak Beserta Fungsinya

Otak merupakan salah satu organ vital manusia yang memiliki peranan sangat penting. Sebab, melalui otaklah seluruh kinerja tubuh diatur. Misalnya ketika kalian akan mengangkat beban, maka otak akan memerintahkan syaraf otot untuk menggerakkan tangan. ketika akan makan maka otak akan memerintahkan bagian lidah hingga perut untuk mencerna makanan.

Otak juga merupakan organ yang memiliki sel-sel jaringan paling kompleks dalam tubuh manusia. Penasaran dengan bagian bagian otak dan fungsinya? Simak uraiannya berikut ini. 

Bagian Otak Manusia

Otak dapat bekerja dengan sangat cepat mulai dari memproses informasi baru hingga memberi output. Bahkan sampai dengan sekarang masih terus dilakukan penelitian mengenai otak. Hal ini memperlihatkan bahwa otak manusia memang sangat kompleks.

Otak juga memiliki banyak bagian yang memiliki fungsi berbeda serta saling berhubungan satu sama lain. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai anatomi otak yang harus kamu ketahui.

1. Otak Besar (Cerebrum)

Otak besar atau cerebrum merupakan bagian otak yang paling besar. Bagian ini dibagi lagi menjadi dua yaitu otak kanan dan otak kiri atau disebut juga hemisfer kanan dan hemisfer kiri. Ajaibnya, otak kanan dan kiri mengontrol bagian tubuh yang bersilangan. 

Otak kanan mengontrol tubuh bagian kiri sedangkan otak kiri mengontrol tubuh bagian kanan. Jadi, apabila terdapat kerusakan pada otak kiri maka bagian tubuh kanan akan bermasalah, begitu pula sebaliknya. 

Namun, tentu saja fungsi otak besar secara keseluruhan lebih banyak lagi. Bukan hanya sekedar mengontrol tubuh. Mengingat otak besar ini merupakan bagian terbesar sehingga tugasnya pun lebih berat. 

Jika melihat gambar otak dan bagiannya maka bagian pertama yang terlihat pada otak besar yaitu bagian luarnya. Bagian terluar dari cerebrum adalah cerebral cortex. Bagian ini merupakan tempatnya sistem saraf yang mengendalikan otak.

Sistem saraf otak terdiri atas kumpulan sel saraf yang saling terhubung satu sama lain. Jika kalian membayangkan bentuk otak, maka bagian inilah yang biasanya akan terbayang di benak.

Sementara itu, otak kanan dan otak kiri dihubungkan dengan fisura interhemisfer atau fisura longitudinal. 

Lalu, pada bagian dalam otak besar terdapat sel-sel saraf yang disebut dengan mielin. Mielin ini berfungsi sebagai jembatan antara otak dengan saraf tulang belakang manusia. Setiap bagian otak besar juga dibagi lagi menjadi beberapa bagian, yaitu sebagai berikut.

A. Lobus frontal

Lobus frontalis berada pada bagian paling depan atau sejajar dengan pelipis dan merupakan lobus paling besar dibandingkan lobus lainnya. 

Lobus frontal adalah bagian cerebrum yang mengendalikan emosi, perilaku, gerakan, perkataan, memori, dan kepribadian.

Selain itu, bagian ini juga berfungsi untuk kemampuan intelektual seperti berpikir, kemampuan motorik, mengambil keputusan, menyelesaikan masalah, menilai baik dan buruk, dan perhatian.

B. Lobus parietal

Pada bagian lobus frontal terdapat bagian lobus parietal. Pada bagian inilah semua informasi sensorik seperti sentuhan, nyeri, suhu, dan lainnya diproses. 

Selain itu, lobus parietal juga memegang peranan penting untuk memproses informasi yang dikirim oleh bagian otak lainnya. Fungsi lain dari lobus parietal adalah untuk menentukan arah, bentuk, serta ukuran. 

C. Lobus temporal

Lobus temporal terletak di bagian samping kanan dan kiri otak yang sejajar dengan telinga. Bagian ini memiliki fungsi untuk mengendalikan pendengaran, kemampuan visual seperti mengingat wajah orang, serta mengingat bahasa baru.

Tidak hanya itu, lobus temporal juga yang mengatur emosi serta menganalisis reaksi maupun emosi dari orang lain.

D. Lobus oksipital

Lobus oksipital merupakan bagian yang paling belakang. Bagian inilah yang mengendalikan penglihatan serta membaca dan mengenali kata-kata maupun hal-hal yang berhubungan dengan penglihatan lainnya.

2. Otak Kecil (Cerebellum)

Otak kecil disebut juga dengan cerebellum. Bagian ini terletak di belakang lobus oksipital. Sama seperti cerebrum, bagian-bagian otak kecil juga terbagi menjadi dua.

Otak kecil memiliki peran yang sangat penting yaitu untuk mengkoordinasi gerakan tubuh serta menjaga keseimbangan. Selain itu juga memiliki peran sebagai penyeimbang fungsi otak kiri dan otak kanan.

Bagian-bagian otak kecil juga memiliki peranan untuk gerak motorik halus seperti melukis. 

3. Batang Otak

Batang otak atau brain stem terletak di bagian belakang otak kecil. Brainstem merupakan jaringan ikat yang memiliki fungsi penting yaitu untuk menghubungkan cerebrum dengan saraf tulang belakang. 

Batang otak terbagi menjadi beberapa bagian dengan fungsi yang berbeda. Berikut ini beberapa bagian dari batang otak yang harus kalian ketahui.

A. Otak tengah

Otak tengah memiliki fungsi untuk mengatur penglihatan dan pendengaran. Sehingga input berupa audio maupun visual akan diproses melalui otak tengah.

B. Pons

Bagian terbesar dari brainstem yaitu pons. Letaknya berada pada bagian bawah otak tengah sebagai penghubung bagian dari otak.

Di dalam pons terdapat saraf kranial yang berfungsi untuk mengatur pergerakan otot wajah serta penglihatan. Selain itu, input dari sistem sensori akan dikirimkan ke bagian otak lainnya melalui pons.

C. Medulla Oblongata

Bagian paling bawah otak manusia yaitu medulla oblongata. Pada bagian inilah pusat pengaturan kinerja jantung dan paru-paru. Medulla oblongata juga berfungsi untuk pengaturan bernafas, bersin, hingga batuk.

4. Thalamus

Thalamus adalah bagian dari otak yang berperan penting dalam hal kesadaran, ingatan, dan tidur. Sebab, thalamus lah yang mengirim sinyal pada otak untuk memproses input yang diberikan. Kemudian mengirim sinyal dari otak ke saraf tubuh sebagai bentuk output. 

5. Epithalamus

Epitalamus merupakan jembatan antara saraf limbik dengan bagian dari otak lainnya. 

6. Hipotalamus

Hipotalamus merupakan bagian otak tengah yang sangat kecil. Lokasi hipotalamus berada di bawah thalamus. 

Beberapa fungsi thalamus yaitu untuk mengatur suhu tubuh, menjaga keseimbangan, produksi hormon, pengaturan pola tidur, nafsu makan, emosi sistem reproduksi, serta tekanan darah. 

7. Meninges

Otak merupakan kumpulan sel jaringan yang sangat rentan sehingga diperlukan pelapis untuk melindunginya. Pelapis tersebut berupa membran tipis yang bernama meninges. Selain melindungi otak, meninges juga melindungi saraf tulang belakang. 

Meninges terbagi menjadi tiga lapisan yaitu lapisan terluar bernama durameter yang lapisannya lebih tebal. Lapisan tengah yang lebih tipis bernama arachnoid. Sedangkan bagian membran paling dalam dinamakan piameter.

8. Corpus Callosum

Seperti yang telah diuraikan sebelumnya bahwa otak besar terbagi menjadi dua bagian. Untuk menghubungkan dua bagian tersebut terdapat corpus callosum.

Corpus callosum ini berupa jaringan yang mengatur koordinasi antara otak kanan dan otak kiri agar dapat bekerja secara berkesinambungan dan seimbang.

9. Kelenjar Pituitari

Kelenjar pituitari disebut juga dengan kelenjar hipofisis. Kelenjar ini memiliki ukuran yang sangat kecil dan terletak di bagian bawah otak. Bagian inilah yang menghasilkan hormon agar dapat membuat kelenjar lainnya dalam tubuh menjalankan fungsinya. 

Hormon yang diproduksi oleh kelenjar pituitari ini diantaranya hormon pertumbuhan, FSH, TSH, LH, prolaktin, oksitosin, adreno kortikotropin, dan antidiuretik.

10. Kelenjar Pineal

Letak dari kelenjar pineal ini berada pada ventrikel otak. Pada dasarnya, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai fungsi kelenjar ini. Namun, beberapa fungsi yang telah teridentifikasi diantaranya untuk mengatur pola tidur dengan memproduksi hormon melatonin. 

11. Saraf Kranial

Secara keseluruhan jumlah saraf kranial yaitu 12 pasang dan masing-masing memiliki fungsi di leher serta kepala. Pada bagian cerebrum terdapat 1 pasang. Lalu sisanya terletak di brain stem.

Beberapa fungsi dari saraf kranial yaitu menjaga keseimbangan tubuh, mengatur kinerja organ tubuh, mengatur indera pendengaran dan penglihatan, mengendalikan otot, serta menggerakkan otot wajah. 

12. Sistem Limbik

Pada bagian inilah rasa takut dan marah dikendalikan oleh otak. 

13. Ventrikel

Ventrikel adalah bagian dari otak yang memproduksi cairan serebrospinal. Ventrikel terbagi menjadi 4 bagian yaitu di bagian samping belahan cerebrum, di bagian belakang serta tengah otak. 

Setiap bagian ventrikel terhubung satu sama lain dengan adanya tabung yang merangkai menghubungkan ventrikel satu dengan lainnya. 

14. Cairan Serebrospinal

Selain dilindungi oleh membran meninges, otak juga dilindungi dengan cairan serebrospinal. Tidak hanya melindungi otak, cairan berwarna bening ini juga bisa ditemukan di bagian saraf tulang belakang.

Cairan ini juga memiliki peran penting lainnya yaitu untuk membawa nutrisi dari darah menuju otak. Selain itu, sisa metabolisme otak dibersihkan juga oleh cairan ini. 

Fakta Tentang Otak

Otak merupakan bagian dari manusia yang paling canggih. Bagaimana tidak, otak bisa memproses jutaan informasi yang diterima hanya dalam hitungan detik. Sampai sekarang belum ada yang bisa menandingi kinerja otak yang luar biasa tersebut. 

Bisa diambil contoh ketika kalian menonton sebuah film berbahasa asing tanpa menggunakan subtitle. Meski tidak mengerti bahasanya, secara keseluruhan kalian dapat mengerti cerita yang disampaikan dalam film. 

Hal tersebut karena otak memproses informasi berupa rangkaian adegan, emosi, hingga intonasi dari para aktor dalam film. Oleh karena itu, meski tidak mengerti bahasanya jika memperhatikan dengan baik emosi dari pemainnya bisa mengerti jalan cerita film tersebut.

Masih banyak fakta menarik lainnya mengenai otak. Tahukah kamu, bahwa otak hanya menyumbang sebesar 2% dari total keseluruhan bobot manusia?

Meski berukuran sangat kecil, otak mampu mengendalikan kinerja organ tubuh secara keseluruhan. Ketika otak terganggu maka kinerja organ lainnya pun sudah pasti akan terganggu.

Selain itu, dalam otak manusia juga dapat ditemukan hingga 86 milyar sel saraf atau yang disebut dengan neuron. Antara satu neuron dengan yang lainnya saling berhubungan membentuk sinapsis yang jumlahnya hingga triliunan. 

Bisa terlihat bahwa bagian otak sangatlah banyak dan setiap bagiannya memiliki fungsi yang berbeda. Apabila salah satu bagiannya tidak berfungsi maka kinerja otak secara keseluruhan pun akan terganggu. 

Maka dari itu, otak harus terus dijaga agar dapat berfungsi dengan baik. Beberapa hal yang bisa kalian lakukan untuk menjaga kesehatan otak adalah dengan melakukan senam otak dan mengatur makanan maupun minuman yang masuk ke dalam tubuh. 

Jangan sampai apa yang kalian konsumsi dan lakukan berakibat fatal. Sebab, ketika terdapat gangguan pada otak maka lambat laun akan memberikan efek yang lebih besar untuk tubuh secara keseluruhan. 

Demikianlah uraian mengenai bagian bagian otak dan fungsi dari setiap bagiannya. Dengan memahami lebih dalam tentang otak tentu akan membuat kamu sadar bahwa otak merupakan salah satu organ yang harus selalu dijaga dengan baik.

Daftar Pustaka

  • www.alodokter.com/mengenal -bagian-otak-dan-fungsinya -bagi-tubuh
  • www.sehatq.com/artikel/ memahami-bagian-otak-dan- fungsinya-sebagai-pusat-kontrol- tubuh
  • www.gooddoctor.co.id/tips -kesehatan/info-sehat/bagian- bagian-otak-manusia-dan- fungsinya/

Nilai Kualitas Artikel

Leave a Comment