Cara Menulis Kutipan dari Jurnal

Cara Menulis Kutipan dari Jurnal merupakan pembahasan selanjutnya setelah kemarin kamu belajar cara menulis kutipan secara umum, baik menggunakan APA Style atau MLA Style.

Di bawah ini akan dijelaskan cara-cara untuk mengutip jurnal secara langsung maupun tidak langsung.

Simak penjelasannya sampai habis supaya kamu bisa memahaminya dan mempraktikkan caranya dengan benar.

Cara Menulis Kutipan dari Jurnal yang Benar

1. Mengutip Secara Langsung

Mengutip secara langsung artinya kamu menulis ulang pernyataan, ide, atau ucapan dari jurnal kemudian menuliskan kembali dengan bahasa dan cara kamu sendiri.

Mengutip secara langsung dari jurnal memiliki beberapa aturan seperti di bawah ini:

  • Tulisan yang dikutip tidak boleh diubah dan harus ditulis apa dasanya.
  • Kutipan tersebut harus dikaitkan dengan penjelasan dari penulis.
  • Penulisan kutipan harus memakai jarak dua spasi.
  • Kalimat kutipan berada di antara tanda kutip (“…”).
  • Sumber kutipan dicantumkan secara lengkap meliputi nama penulis, tahun penerbitan artikel jurnal, dan halamannya. 
  • Apabila terdapat frasa atau kata yang menggunakan bahasa daerah atau asing, wajib ditulis dengan format italic atau miring.
  • Ganti dengan tiga buah titik apabila ingin ada bagian yang ingin dihilangkan dari kutipan tersebut. Apabila bagian yang ingin dihilangkan ada di bagian akhir kalimat, jumlah titik yang harus ditulis berjumlah 4 buah.
  • Penulis bisa menambahkan komentar atau kalimat tambahan dengan menambahkan tanda kurung dan menuliskan kalimat tersebut di dalamnya.

Contoh kutipan langsung bisa kamu lihat di bawah ini:

Berikut merupakan penjelasan dari Monde Irugawa dalam Jurnal Dampak Mengenalkan Mainan Stereotip Gender pada Anak (2013: 178-180)


“Mainan yang cenderung stereotip gender pada anak berdampak pada pola pikirnya. Salahkah jika anak-anak memilih mainan yang stereotip gender? Sebetulnya tidak ada yang salah jika anak memilih mainan yang stereotip gender”.


Permasalahan akan timbul ketika pilihan mainan tersebut adalah paksaan dari lingkungan sosial. Dampak yang paling nyata adalah anak menguasai keterampilan yang dianggap sesuai gendernya secara terpaksa serta membatasi kreativitas anak

2. Mengutip Secara Tidak Langsung

Arti dari mengutip secara tidak langsung adalah cara untuk menulis kutipan dari sebuah sumber (dalam hal ini jurnal) tanpa melakukan pengubahan terhadap kalimat asli. Dalam kutipan tidak langsung, kamu juga tidak dapat menambahkan komentar atau kalimat lain.

Sama seperti kutipan langsung, penulis juga harus mencantumkan sumber secara lengkap meliputi nama penulis, tahun pembuatan artikel atau jurnal, serta tahun pembuatan.

Contoh kutipan tidak langsung bisa dilihat di bawah ini:

Dalam penyusunan karya ilmiah jenis observasi, kajian pustaka adalah hal yang wajib dilakukan untuk memperoleh fakta data yang akan diteliti (Agung Hermansyah, 2010: 17-18).

3. Nama Penulis Dituliskan di Dalam Tanda Kurung

Nama penulis artikel jurnal yang dikutip dalam tulisan harus kamu masukkan ke dalam tanda kurung. Perlu diingat bahwa nama yang dimasukkan adalah nama belakang.

Berikut ini contohnya:

Budaya politik yang berkembang di suatu bangsa sangat berpengaruh terhadap jalannya sistem pemerintahan (Rustaman, 2011).

4. Memasukkan Nama Penulis ke Pembahasan

Selain mencantumkan nama penulis di bagian akhir kutipan menggunakan tanda kurung, kamu juga bisa memasukkan nama penulis ke bagian pembahasan.

Contohnya bisa dilihat di bawah ini:

Menurut Rustaman (2011)budaya politik yang berkembang di suatu bangsa sangat berpengaruh terhadap jalannya sistem pemerintahan.

5. Menulis Kutipan dari Dua Penulis Berbeda

Beberapa artikel jurnal ditulis oleh dua orang penulis yang berbeda, maka cara menuliskan kutipan dari artikel ini harus menggunakan tanda “&” atau ampersand.

Budaya politik yang berkembang di suatu bangsa sangat berpengaruh terhadap jalannya sistem pemerintahan (Rustaman & Lubis, 2011).

Jika ingin memasukkan kutipan ke dalam pembahasan, maka penulisannya tidak lagi menggunakan “&”. Tanda tersebut digantikan dengan kata “dan”.

Menurut Rustaman dan Lubis (2011) budaya politik yang berkembang di suatu bangsa sangat berpengaruh terhadap jalannya sistem pemerintahan.

6. Menulis Kutipan dengan Tiga Penulis atau Lebih

Untuk menuliskan kutipan dari 3 pengarang, kamu harus mengurutkan nama penulis berdasarkan abjad. Masing-masing nama penulis juga harus dipisahkan dengan tanda koma (“,”).

Lubis, Putra, dan Rustaman (2011) berpendapat bahwa budaya politik yang berkembang di suatu bangsa sangat berpengaruh terhadap jalannya sistem pemerintahan.

Kamu juga bisa menggunakan kata “et al” di belakang nama penulis pertama jika jumlah penulisnya lebih dari tiga.

Menurut Lubis et al. (2011) budaya politik yang berkembang di suatu bangsa sangat berpengaruh terhadap jalannya sistem pemerintahan.

7. Mengutip Tanpa Nama Penulis

Beberapa jurnal yang kamu temukan juga tidak mencantumkan nama penulisnya. Untuk kasus seperti ini, kamu bisa menuliskan judul jurnal beserta tahun pembuatan.

Berikut contohnya:

Politik internasional memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan politik di negara berkembang (“Globalisasi Serta Dampaknya,” 2011)

Jika kamu masih kebingungan mengenai aturan cara menulis kutipan dari jurnal untuk skripsi atau tugas akhir, gunakan saja aplikasi Mendeley. Tool yang satu ini akan membantu kamu menulis kutipan secara otomatis hanya dengan input file PDF jurnal.

Daftar Pustaka
  • https://www.zonamahasiswa.com/cara-mengutip-dari-jurnal-untuk-skripsi/
  • https://penerbitdeepublish.com/cara-menulis-kutipan-dari-jurnal/

Nilai Kualitas Artikel

Leave a Comment