Daur Hidup Semangka

Kamu harus tahu jika semangka adalah tumbuhan dan tidak mengalami metamorfosis. Istilah tersebut hanya berlaku pada hewan. Daur hidup semangka tidak seribet yang dibayangkan kok.

Para pembudidaya harus tahu gambar dan penjelasannya di bawah ini agar bisa memberikan perlakuan yang tepat. 

Gambar Daur Hidup Semangka 

Sebelum membahas lebih jauh, kamu harus tahu bahwasanya semangka hidup di daerah tropis atau panas.

Hal ini dikarenakan ia memproduksi banyak air sehingga apabila ditanam di tempat yang lembab, maka kemungkinan mati atau gagal panen lebih besar dan mengganggu proses pembuahan. 

Daur hidup semangka cukup simpel dengan melalui empat tahap dalam jangka waktu tertentu. Namun jangan salah, petani semangka memerlukan perhatian yang ekstra.

Jangan sampai di masa keemasannya ada hama yang menyerang yang menyebabkan kematian. 

Petani semangka di Indonesia bisa dibilang cukup banyak apalagi di daerah Pasuruan dan Bojonegoro. Jenis yang dikembangkan adalah lokal dan hibrida dengan bentuk yang berbeda.

Jadi jangan heran jika pada fase tertentu besarnya berbeda dengan yang lain, tergantung jenisnya. 

Alur Daur Hidup Semangka 

Semangka masuk ke dalam kingdom Plantae dan spesies C. Lanatus. Selama hidupnya ia mengalami empat fase yang dimulai dari benih, berkembang menjadi tunas kecil, mulai muncul bunga semangka yang nantinya menjadi bunga.

Walaupun sudah pernah dipelajari saat kelas 3 SD, mempelajarinya kembali masih perlu dilakukan.  

1. Fase Benih 

Benih semangka terdapat dalam daging buah yang sebelumnya harus dipisahkan untuk ditanam. Benih ini memiliki cangkang yang keras yang berfungsi sebagai dinding sel dan membantu proses pertumbuhan agar tidak langsung rusak ketika ditanam. 

Namun sebelum benih ditanam, harus direndam terlebih dahulu di air selama 12 jam dengan suhu 40 derajat. Tujuannya untuk merangsang pertumbuhan. Lebih baik direndam hingga keluar tunas pertamanya. Ada juga cara lain yaitu dengan cara merobek sedikit cangkang benih agar tunas bisa keluar lebih mudah dan cepat. 

Sayangnya, kedua cara di atas tidak efektif bagi sebagian orang dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Beberapa memilih untuk langsung menanamnya di polybag yang diberi lubang dengan kedalaman sekitar 5 cm. 

2. Fase Tunas Kecil 

Nah daur hidup semangka yang kedua adalah tunas kecil yang muncul di atas permukaan tanah. Pada fase inilah, para petani harus menyiapkan kayu untuk merambat ketika batang semangka sudah mulai tumbuh. 

Tunas kecil dari biji ini akan tumbuh pada hari ke 3-8 setelah penanaman benih. Selain itu, calon akarnya juga sudah mulai tumbuh dengan panjang 1-4 mm di kedalaman 0,7 – 2, 3 cm. Sampai sini paham kan?

3. Fase Bunga 

Setelah menjadi tunas, batang dan daunnya mulai merambat  serta tumbuh bunga dalam jangka waktu 7-21 hari. Bunga semangka bisa dibilang cukup unik karena mempunyai dua kelamin sekaligus yaitu betina dan jantan. Oleh karena itu, ia dikenal dengan bunga banci. 

Ukurannya cukup besar dengan warna yang mencolok (kuning). Setelah memasuki hari ke 23 dari mekarnya bunga maka penyiraman harus dikurangi, tidak seintens sebelumnya agar buah bisa tumbuh dengan sempurna. 

4. Fase Buah Semangka 

Buah semangka tidak langsung besar seperti yang sering kamu temui. Ia akan tumbuh secara bertahap, yaitu sebesar bola bekel saja baru kemudian seukuran bola basket atau voli. Ia akan tumbuh di atas tanah karena batangnya merambat. 

Pada tahap ini biasanya petani mengurangi intensitas pemberian air agar tidak cepat membusuk dan rusak. Selain itu keasaman tanah juga perlu diperhatikan, Ph harus netral. Pada hari ke 50-67 setelah penanaman benih pertama kali, buah semangka yang lezat sudah bisa dipanen. 

Sekali lagi, semangka hanya akan tumbuh di tempat dengan ketinggian 100-300 mdpl. Seiring perkembangan waktu dan munculnya hasil penelitian baru, ternyata ia juga bisa tumbuh di 9000 mdpl dengan curah hujan yang ideal yaitu 40-55 mm per bulan. 

Jadi itu dia penjelasan lengkap tentang daur hidup semangka. Kamu bisa menentukan langkah yang tepat setelah mengetahuinya, jangan sampai ia mati karena salah perawatan ya.

Baca Juga: Daur Hidup Kucing

Ciri-Ciri Semangka 

  • Mempunyai kulit yang keras dan tebal. 
  • Warna buah terluarnya ada dua yaitu hijau muda dan hijau pekat. 
  • Isi buah semangka berwarna merah dan memiliki biji kecoklatan. Namun ada beberapa jenis yang tidak memiliki biji dengan isi berwarna kuning. 
  • Bagian luarnya terdapat corak garis dari ujung atas ke bawah (terkadang samar). 
  • Rasanya sangat manis jika sudah matang.
  • Ukurannya seperti bola basket atau voli. 

Daur hidup semangka beserta gambarnya di atas cukup simpel bukan? Hal ini dikarenakan semangka merupakan buah dengan perawatan yang tidak sulit.

Namun kamu juga harus peka dengan tiap tahapan dan rajin mengecek apakah ada hama yang menyerang atau tidak. 

Daftar Pustaka
  • https://dosenbiologi.com/tumbuhan/daur-hidup-semangka
  • https://brainly.co.id/tugas/16703396
  • https://m.andrafarm.com/_andra.php?_i=0-tanaman-kelompok&topik=merendam&kelompok=Semangka
  • http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/77152/Bertanam-Semangka/
  • https://brainly.co.id/tugas/9380488

Nilai Kualitas Artikel

Leave a Comment