Perubahan Wujud Benda: Karakter, Jenis, Penyebab

Perubahan wujud benda bisa kamu amati dalam kehidupan sehari-hari, ketika kamu mengamati suatu benda pasti akan berubah pada satu waktu.

Atau jika tidak benda tersebut menerima dan melepaskan kalor sehingga benda tersebut akan berubah.

Pelajaran tentang perubahan wujud benda satu ke wujud yang lainnya, mungkin sudah kamu pelajari ketika masa sekolah dahulu, tapi mungkin saja kamu lupa bagaimana benda tersebut bisa berubah.

Karena itulah kamu, harus menyimak tulisan kami berikut, maka pasti setelah itu kamu akan paham perubahan benda tersebut.

Karakter wujud benda atau zat

Benda berdasarkan zatnya bisa dibedakan menjadi 3 macam benda. Yakni zat cair, zat padat, dan zat gas, Jika belum paham maka simaklah penjelasan kami berkut.

1. Zat cair

zat cair
zat cair

Benda cair adalah benda yang memiliki volume tetap, tapi jika diberikan pada wadah tertentu benda tersebut akan menyesuaikan dengan tempat benda tersebut.

Contoh benda cair adalah bensin, dan air. Ciri dari benda cair adalah memiliki partikel gerak yang terbatas. Memiliki bentuk yang berbeda-beda sesuai dengan wadah benda tersebut.

Bentuk dan ukuran volumenya tetap, tidak berubah-ubah. Benda cair memiliki partikel yang kurang rapat, dan daya tarik antar partikel cenderung lemah.

2. Benda padat

zat padat
zat padat

Benda padat memiliki volume tetap dan bentuk yang tetap, gerak partikelnya juga terbatas. Perbedaan dari benda cair adalah gerak partikelnya lebih terbatas lagi, yakni hanya bergetar saja.

Susunan partikel dalam benda padat termasuk kuat dan juga teratur. Dan juga memiliki kekuatan tarik menarik antar partikel yang juga cukup kuat. Contoh dari benda padat adalah, batu, kayu, dan tiang listrik.

3. Benda gas

Benda gas
Benda gas

Benda gas atau zat gas adalah benda yang memiliki volume yang selalu berubah-ubah dan bentuknya tergantung pada tempat atau wadahnya.

Ciri dari benda gas adalah memiliki susunan partikel yang sangat lemah, longgar dan juga tidak teratur. Contoh dari benda gas adalah seperti balon, ban kendaraan, botol kosong dan lain-lainnya.

Jenis-jenis perubahan wujud benda

Benda-benda berubah bentuk sesuai materi yang terkandung di dalamnya, benda padat pasti akan berubah menjadi benda cair atau gas, sementara benda cair bisa berubah menjadi benda padat dan lainnya.

Jenis-jenis perubahan benda tersebut bisa kamu bedakan menjadi beberapa  jenis, tidak perlu lama-lama marilah kita bedah perubahan-perubahan apa saja.

1. Perubahan mencair

Perubahan mencair
Perubahan mencair

Perubahan benda tersebut terjadi karena proses mencairnya benda padat dan berubah menjadi benda cair lewat proses pencairan. Jadi benda padat bisa berubah cair jika sudah sampai pada titik lelehnya.

Misalkan es, maka akan bisa mencair karena kondisi suhu disekitarnya lebih panas, besi juga bisa mencair jika dipanaskan pada suhu lelehnya. Dan juga gula pasir, akan mencair jika disatukan dengan air panas.

2. Perubahan benda menguap

Perubahan benda menguap
Perubahan benda menguap

Proses perubahan dari benda ke benda gas atau uap ini hanya bisa terjadi pada benda dengan wujud zat cair. Proses perubahan benda menguap ini membutuhkan panas dengan titik tertentu sehingga benda cair bisa menguap.

Contoh benda yang berubah menguap ini adalah bensin, jika kamu membiarkan bensin dalam satu wadah terbuka maka kamu akan melihat pada satu waktu bensin tersebut akan habis karena berubah menjadi gas.

Contoh lainnya adalah ketika kamu memasak air, hingga titik rebus jika kamu tinggalkan dalam kondisi wadah terbuka maka beberapa saat kemudian pasti akan habis airnya berubah menjadi zat gas.

3. Perubahan membeku

Perubahan membeku
Perubahan membeku

Perubahan satu benda yang dikatakan membeku, terjadi pada benda cair yang kemudian membeku sehingga bisa dikatakan sebagai benda padat.

Contoh dari bentuk perubahan fisika membeku adalah air yang berubah menjadi es. Proses beku ini membutuhkan suhu beku, yakni dibawah 0 derajat celcius.

Contoh lainnya adalah gula jawa, agar bisa berbentuk padat maka cairan gula panas harus didinginkan dalam satu wadah tertentu.

4. Proses perubahan menyublim

Proses perubahan menyublim
Proses perubahan menyublim

Ini adalah perubahan dari bentuk zat padat kemudian menjadi gas, proses ini bisa terjadi karena sifat benda tersebut memang adalah zat atau benda gas.

Seperti pada kapur barus, jika kamu letakkan dalam lemari atau tempat terbuka maka lama-lama akan berubah menjadi gas, yang menimbulkan aroma tertentu.

5. Perubahan wujud fisika mengkristal

Perubahan wujud fisika mengkristal
Perubahan wujud fisika mengkristal

Perubahan wujud yang selanjutnya adalah mengkristal, Perubahan ini terjadi dari wujud zat gas kemudian menjadi wujud benda padat.

Salah satu contohnya adalah partikel air atau embun kemudian berubah menjadi wujud es ketika berada di titik beku. Contoh lainnya adalah air laut kemudian berubah menjadi garam ketika dipisahkan dengan air.

6. Perubahan wujud menjadi embun

Perubahan wujud menjadi embun
Perubahan wujud menjadi embun

Perubahan fisika mengembun adalah proses dari wujud gas menjadi benda cair. Peristiwa perubahan ini bisa terjadi karena proses gas yang terpengaruh oleh sifat panas. Contoh dari perubahan ini adalah embun.

Jadi jika kamu letekkan es di dalam gelas, maka sisi luar dari gelas tersebut akan ada titik-titik air.

Udara yang dingin pada luar ruangan akan menyebabkan adanya butiran air di suatu benda. Contoh ini bisa kamu lihat pada daun di malam hari.

Penyebab perubahan pada suatu benda

Penyebab perubahan pada suatu benda
Penyebab perubahan pada suatu benda

Yang menjadi sebab perubahan wujud suatu benda adalah karena mereka terkena atau memang sengaja diberikan kalor, atau energi panas.

Jadi secara sederhana jika benda menerima kalor, atau melepaskannya maka akan terjadi perubahan benda dan juga sifatnya.

Proses perubahan ini memberikan keuntungan dan kekurangan bagi manusia, sisi keuntungannya akan bisa menjadi manfaat bagi manusia begitu pula sebaliknya jika tidak menguntungkan akan merugikan manusia.

Keuntungan benda berubah bentuk

Kenapa benda atau zat harus berubah bentuk, ini memang harus terjadi karena jika tidak maka benda tersebut tidak bisa dimanfaatkan untuk kehidupan kita.

Berikut adalah manfaat benda yang berubah bentuk untuk kehidupan kita sehari-hari

1. Benda padat menjadi cair

Benda padat menjadi cair
Benda padat menjadi cair

Proses perubahan benda padat menjadi cair bisa terjadi pada es, logam (besi, emas. perak dan aluminium). Keuntungan dari perubahan bentuk tersebut adalah bisa dimanfaatkan untuk konsumsi.

Seperti es, andaikan jika es tidak bisa mencair, maka apakah kamu bisa memakannya. Jika es tidak bisa mencair maka pasti tidak akan bisa dimanfaatkan sebagai olahan minuman.

Termasuk juga besi atau logam lainnya, jika tidak bisa dicairkan, maka tidak akan pernah bisa dibentuk sesuai kebutuhan.

Maka kamu tidak akan pernah menemukan sendok, cincin emas, dan rangka pada mobil, motor dan sepeda akan kaku, karena besi tidak bisa dibentuk.

2. Benda menjadi gas, atau menyublim

Benda menjadi gas, atau menyublim
Benda menjadi gas, atau menyublim

Proses ini terjadi pada benda padat atau cair yang berubah menjadi benda gas, jika proses ini tidak terjadi.

Seandainya tidak ada proses perubahan benda gas atau menyublim maka kita tidak akan pernah menemukan garam, gula, dan minyak wangi.

Kapur barus juga tidak akan pernah kamu temukan, mungkin jika tidak bisa berubah bentuk, gas tersebut akan tetap berupa gas.

Kapur barus harus dibungkus plastik karena wujudnya adalah gas. Tidak bisa kamu pegang karena bukan benda padat.

3. Keuntungan benda menguap

Keuntungan benda menguap
Keuntungan benda menguap

Proses penguapan suatu benda menyebabkan keuntungan manusia mengenal yang namanya bensin, dan juga gas lpg.

Bayangkan jika benda tidak bisa menguap, apakah mesin motor akan bisa berjalan jika bensin terus bersifat cair.

Demikian juga dengan gas, apakah bisa dibakar jika cairannya tidak bisa berubah menjadi gas, tapi akan tetap cair walaupun sudah dipanaskan dengan air.

Proses menguap ini juga penting, pada masa dahulu kereta api dijalankan oleh uap air. Uap ini diperoleh dari proses pemanasan air dalam satu wadah besar, sehingga bisa menghasilkan uap akhirnya bisa menggerakkan kereta api.

Ternyata proses perubahan suatu benda bisa memberikan manfaat yang begitu besar dalam kehidupan sehari-hari. Tapi disisi lain juga ada akibat berbahaya dari proses penguapan tersebut.

Akibat berbahaya dari proses perubahan benda

Akibat berbahaya dari proses perubahan benda

Proses perubahan ini bisa mengakibatkan bencana jika tidak dilakukan pencegahan, proses perubahan yang kami maksudkan adalah mencairnya es di kutub utara dan selatan.

Mencairnya es di kutub utara dan selatan bisa terjadi karena proses pemanasan global, jika kedua kutub tersebut mencair secara bersamaan maka akan menimbulkan hal yang tidak mengenakkan.

Yakni akan terjadi bencana banjir dimana-mana. Pemanasan global yang menyebabkan es mencair ini adalah akibat dari tingkah laku manusia yang tidak bisa menjaga bumi ini agar tetap sejuk.

Seperti menggunduli hutan, mendirikan bangunan yang memiliki efek rumah kaca. Jika panas, penelitian menunjukkan es di kedua kutub merupakan cadangan air di seluruh dunia dan jumlahnya setengah dari air seluruh dunia.

Jika es di kedua kutub mencair setengahnya saja, maka seluruh dunia akan dilanda banjir.

Terutama pulau-pulau yang memiliki ketinggian kurang dari 5 meter diatas permukaan air laut, pasti akan langsung tenggelam.

Maka dari itulah kita harus paham tentang akibat berbahaya tadi dan mulai untuk melakukan pengurangan akibat dari pengaruh pemanasan global.

Titik perubahan suatu benda

Titik perubahan suatu benda
Titik perubahan suatu benda

Benda-benda yang berubah bentuk memiliki satu titik dimana benda tersebut bisa dikatakan berubah. Jadi misalkan air, maka dia harus membutuhkan titik beku, yakni dibawah 0 derajat, baru bisa berubah menjadi beku.

Kemudian dikatakan sebagai benda padat. Untuk berubah menjadi benda cair, es tidak membutuhkan suhu tinggi. Jika sudah lama didiamkan dalam kondisi suhu normal maka pasti akan berubah bentuk menjadi cair.

Sementara itu proses perubahan benda cair menjadi benda gas, pada air membutuhkan titik didih, yakni 100 derajat atau bisa juga lebih.

Ketika sudah menemukan titik didih maka air berubah menjadi gas, yang lama-lama akan habis menghilang.

Untuk titik cair dari benda padat ke cair, dari besi adalah harus menemukan titik cair dari besi atau logam tersebut.

Titik cair pada logam itu berbeda-beda, titik cair pada logam besi membutuhkan ribuan derajat celcius. Jika sudah pada titik ini besi bisa menjadi cair dan dibentuk sesuai pilihan.

Proses mencairnya logam ini bisa memudahkan para pengrajin bisa membentuk benda tersebut, sehingga bisa berubah menjadi bentuk yang indah ketika kamu gunakan.

Hal ini sangat penting bagi kehidupan kamu, agar lebih mudah menggunakannya.

Suatu proses perubahan wujud benda, dari satu benda ke bentuk benda lainnya bisa dipengaruhi oleh perubahan di sekitar lingkungannya, termasuk oleh yang disengaja oleh manusia sebagai bagian dari pemanfaatan benda tersebut.

Daftar Pustaka

  • bobo.grid.id/ read/081673863 /kenali-3- macam-perubahan -wujud- benda- dan- contohnya- bagian- 2?page =all
  • idschool.net/ smp/ perubahan -wujud-benda/ #:~:text= Bentuk% 20perubahan %20wujud 20benda% 20dapat, menerima% 20kalor% 20atau% 20melepas %20kalor.
  • cerdika.com/ perubahan-wujud-zat/

Nilai Kualitas Artikel

Leave a Comment