Sel Prokariotik dan Eukariotik

Sel secara keseluruhan terbagi menjadi dua kategori yaitu sel prokariotik dan eukariotik. Sel prokariotik dimiliki oleh organisme yang memiliki sel tunggal seperti bakteri dan archaea.

Sedangkan untuk eukariotik dimiliki oleh mikroorganisme, yaitu hewan, tumbuhan, dan jamur.

Keduanya, prokariotik dan eukariotik memiliki 4 bagian yang sama. Masing-masing terdiri dari sebuah membran plasma, sitoplasma, DNA, dan bagian terakhir yaitu ribosom.

Meskipun ke empat bagian ini sama akan tetapi, keduanya tetaplah dua hal yang sangat berbeda.

Komponen Sel Prokariotik dan Eukariotik

Sudah dibahas di atas bahwa keduanya memiliki 4 bagian yang sama. Akan tetapi, keduanya masih memiliki bagian-bagian lain yang dimiliki oleh satu sel tetapi, tidak oleh jenis sel lainnya.

  1. Inti Sel, pada sel prokariotik inti sel berupa nukleoid sementara untuk prokariotik berupa nukleus.
  2. Penutup sel, bagian ini hanya dimiliki sel prokariotik dan eukariotik tumbuhan. Eukariotik hewan tidak memiliki penutup sel seperti 2 jenis sel yang lain. Untuk penutup pada prokariotik bentuknya kapsul sementara eukariotik tumbuhan bentuknya berupa dinding sel.
  3. Mitokondria, untuk sel prokariotik tidak memiliki bagian mitokondria. Sedangkan, sel eukariotik baik untuk tumbuhan maupun hewan memiliki bagian mitokondria.
  4. Kloroplas, bagian kloroplas penting untuk sel eukariotik tumbuhan. Akan tetapi untuk sel prokariotik dan eukariotik hewan, bagian ini tidak ditemukan. 
  5. Retikulum endoplasma, lagi-lagi bagian ini juga hanya ada pada sel eukariotik yang dimiliki oleh tumbuhan. Untuk sel prokariotik dan sel eukariotik hewan tidak memiliki ribosom.
  6. Ribosom, bagian ini adalah bagian yang sama pada kedua sel, masing-masing memiliki ribosom. Hanya saja bedanya, ribosom pada prokariotik berukuran kecil tidak seperti pada eukariotik hewan dan tumbuhan.
  7. Vakuola, hanya dimiliki oleh sel eukariotik saja sementara prokariotik tidak memilikinya. Ukuran vakuola untuk eukariotik yang dimiliki tumbuhan dan hewan juga berbeda. Untuk yang berada pada hewan ukurannya cenderung kecil sedangkan, pada tumbuhan besar.
  8. Badan Golgi, bagian ini lagi-lagi hanya ada pada sel eukariotik saja. Baik pada tumbuhan dan hewan perbandingan ukurannya cenderung sama. Tidak ada yang terlalu kecil maupun terlalu besar jika dibandingkan dengan komponen lain.
  9. Libosom, bagian ini akan selalu ditemukan pada sel eukariotik yang dimiliki oleh hewan. Sedangkan untuk tumbuhan sendiri, ada yang memilikinya dan ada pula yang tidak, tergantung dari jenis tumbuhannya. Sementara prokariotik tidak ditemukan adanya libosom.
  10. DNA, Tentu saja semua sel memiliki DNA meski dalam bentuk yang berbeda-beda.
  11. Flagel, hanya dimiliki oleh sel prokariotik

Fungsi Komponen Sel Prokariotik dan Eukariotik

Fungsi Komponen Sel Prokariotik dan Eukariotik
Fungsi Komponen Sel Prokariotik dan Eukariotik

Di dalam sel prokariotik dan eukariotik, setiap komponennya memiliki fungsi yang penting. Setiap bagian memiliki tugasnya masing-masing yang saling berkaitan.

  1. Inti sel yang pada sel prokariotik disebut dengan nukleus merupakan bagian terpenting dan berfungsi untuk mengatur metabolisme. Sedangkan untuk prokariotik, inti sel yang berupa nukleoid adalah kromosom tunggal yang berisi informasi genetik dari sel itu sendiri.
  2. Penutup sel pada eukariotik tersusun dari polisakarida dan kitin untuk fungi. Prokariotik sendiri penutup sel terdiri dari pseudopeptidoglikan untuk archaebakteria sedangkan, eubacteria terdiri dari peptidoglikan. Fungsi dari sel ini tergantung dari jenis tumbuhan, bisa sebagai penghalang atau alat pertukaran.
  3. Ribosom, berbentuk butiran, ribosom berfungsi dalam proses sintesis protein. Letaknya menempel pada retikulum endoplasma dan ukurannya rata-rata sekitar 20 nanometer.
  4. DNA, berfungsi untuk membawa segala informasi yang berkaitan dengan genetik , pewarisan sifat, serta berperan dalam penduplikasian diri.
  5. Sitoplasma, bagian ini dilindungi oleh membran sel dan berfungsi sebagai tempat penyimpanan nutrisi serta mendorong pergerakan sel.
  6. Membran Sel, fungsi utamanya adalah untuk memisahkah dan melindungi lingkungan di dalam sel serta di luar sel.
  7. Mitokondria, inti dari mitokondria adalah untuk menghasilkan energi serta membantu detoksifikasi
  8. Kloroplas, adalah bagian yang berisi klorofil
  9. Retikulum endoplasma, fungsinya adalah sebagai tempat sintesis protein untuk sel,
  10. Vakuola, merupakan bagian yang berfungsi untuk menjaga tekanan osmotik di dalam sel, mirip dengan fungsi lisosom.
  11. Lisosom, peran utamanya adalah sebagai alat transfer molekul, perawatan jaringan biasa, dan katabolisme.
  12. Badan golgi, berfungsi untuk mengatur kemana zat atau molekul akan didistribusikan,
  13. Flagel, bagian ini merupakan alat gerak yang menempel pada salah satu bagian sel
  14. Mesosom berfungsi untuk sekresi, respirasi dan oksidasi, bagian ini tidak diidentifikasi secara terpisah. Mesosom dianggap sebagai bagian dari membran plasma.
  15. Pilus, fungsinya adalah sebagai pelekat antar sel pada bakteri. Bagian ini terletak di paling luar sel.
  16. Sentriol hanya ada pada eukariotik hewan dan berfungsi dalam proses pembelahan sel. Sentriol ini sangat tergantung dengan nukleus.

Reproduksi pada Sel Prokariotik dan Eukariotik

Reproduksi pada sel prokariotik dan eukariotik sangat berbeda jauh. Pada sel prokariotik dilakukan dengan cara aseksual sedangkan, untuk eukariotik sebaliknya.

1. Reproduksi Sel Prokariotik

Reproduksi Sel Prokariotik
Reproduksi Sel Prokariotik

Reproduksi sel prokariotik dibagi menjadi dua yaitu secara binari dan rekombinasi. Perbedaan ini berdasarkan tahapan yang harus dilalui untuk sebuah sel melakukan reproduksi.

  1. Binari memiliki 3 step yaitu pembelahan sel menjadi 2 molekul DNA yang identik, ukurannya membesar dan memiliki kopi, terakhir dinding sel terbentuk.
  2. Binari merupakan cara reproduksi dari archaea, cyanobacteria, dan eubacteria
  3. Selama proses reproduksi berlangsung, sebuah sel akan selalu dibagi menjadi 2 molekul DNA yang identik
  4. Cara rekomendasi menggunakan transduksi, transformasi, dan konjugasi
  5. Selama proses konjugasi 2 sel disatukan
  6. Saat proses transformasi materi genetik yang diambil digabungkan dengan kromosom dari bakteri
  7. Ketika transduksi berlangsung, pertukaran gen terjadi dengan metode viral infeksi.

2. Reproduksi Sel Eukariotik

Reproduksi Sel Eukariotik
Reproduksi Sel Eukariotik

Reproduksi sel eukariotik ada 4 tahap yaitu M, G1, S, dan G2, proses ini berlangsung dengan kecepatan yang konstan.

  1. Tahap Mitotik atau M adalah step pertama yaitu pembelahan sel yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian sitoplasma,
  2. Gap 1 atau G1 merupakan jeda antara tahapan pertama dengan masa awal replikasi DNA. Pada step ini sel yang aktif tetap melakukan proses metabolisme secara biasa dan tumbuh akan tetapi, tidak terjadi replikasi DNA.
  3. Sintesis, pada saat sintesis atau S, baru berlangsung proses replikasi DNA yang sebelumnya tidak terjadi di Gap 1,
  4. Tahap Gap 2, G2 adalah masa dimana pertumbuhan sel, serta sintesis protein mulai masuk ke tahap pembelahan sel.

Replikasi DNA Prokariotik dan Eukariotik

Replikasi DNA Prokariotik dan Eukariotik
Replikasi DNA Prokariotik dan Eukariotik

Proses replikasi DNA yang terjadi antara sel prokariotik dan eukariotik jelas berbeda. Pada proses replikasi eukariotik, lebih rumit dan kompleks karena ada banyak proses biologi yang terjadi dan jumlah DNA lebih besar.

  1. Prokariotik memiliki DNA sirkuler
  2. Replikasi kromosom terjadi di tahap awal replikasi
  3. Enzim pada sel prokariotik memutus ikatan hidrogen pada DNA asal untuk membentuk garpu replikasi,
  4. Garpu replikasi yang terjadi membuat helai heliks terpisah
  5. Gerak garpu replikasi pada prokariotik berlawanan
  6. DNA hasil replikasi berisi satu DNA baru dan satu DNA lama
  7. Durasi replikasi eukariotik lebih lama
  8. Replikasi pada eukariotik bersifat tunggal
  9. Ada 4 enzim polimerase yang terlibat pada replikasi DNA eukariotik
  10. Tidak ada garpu replikasi yang terbentuk pada proses replikasi DNA eukariotik
  11. Ada lebih banyak protein dalam replikasi DNA eukariotik

Evolusi Sel Prokariotik dan Eukariotik

Evolusi Sel Prokariotik dan Eukariotik
Evolusi Sel Prokariotik dan Eukariotik

Evolusi sel prokariotik dan eukariotik memiliki sejarah yang panjang  dari jutaan tahun yang lalu. Akan tetapi, pengetahuan seputar hal ini baru diteliti mulai dari 1920-an.

Contoh Sel Prokariotik dan Eukariotik

Untuk lebih jelasnya mengenai sel prokariotik dan eukariotik, ada contoh dari sel prokariotik dan eukariotik yang bisa kamu lihat.

1. Contoh Sel Prokariotik

Contoh Sel Prokariotik
Contoh Sel Prokariotik

Contoh sel prokariotik secara garis besarnya tentu sudah kamu ketahui yaitu bakteri dan archaea, betul? Lebih jelasnya akan dibahas pada poin-poin berikut ini :

  • Contoh dari bakteri yang paling mudah dikenali adalah E. coli, Streptomyces spp, dan Pseudomonas,
  • Materi genetik dari bakteri hadir dalam bentuk circular
  • Tidak semua bakteri memiliki kapsul
  • Dinding bakteri terbuat dari peptidoglikan
  • Archaea bisa disebut juga dengan sel uniseluler
  • Archaea lebih banyak ditemukan pada tempat ekstrim seperti laut atau sumber air panas,
  • Dinding sel terbuat dari pseudopeptidoglikan
  • Archaea tidak memiliki kapsul

2. Contoh Sel Eukariotik

Contoh Sel Eukariotik
Contoh Sel Eukariotik

Contoh sel eukariotik tentu sel hewan, tumbuhan, fungal, dan juga protist. Untuk tahu lebih dalam, ada beberapa fakta mengenai contoh sel eukariotik ini yang bisa kamu ketahui :

  • Sel tumbuhan terdiri dari selulosa yang tebal
  • Selain itu sel tumbuhan memiliki ukuran vakuola yang besar
  • Sel eukariotik tumbuhan lebih unik dibandingkan sel lain karena memiliki kloroplas yang berisi klorofil,
  • Jarangnya dinding sel membuat sel eukariotik pada hewan bentuknya lebih fleksibel,
  • Sel eukariotik pada hewan memiliki organ tambahan yaitu sentriol
  • Sel eukariotik pada fungal sangat mirip dengan sel pada tumbuhan
  • Dinding sel fungal terbuat dari kitin
  • Sel eukariotik pada fungal memiliki lubang kecil pada membrannya
  • Sel eukariotik yang dimiliki oleh protista jauh lebih primitif daripada sel yang ada pada tumbuhan dan juga hewan
  • Protista memiliki silia dan flagella
  • Sel eukariotik pada protista memiliki kloroplas yang berisi klorofil, dan sebagian memiliki pigmen fotosintesis lain.

FAQS Sel Prokariotik dan Eukariotik

Semua informasi mengenai sel prokariotik dan eukariotik sudah dibahas di atas. Hanya saja, ada beberapa poin penting yang biasanya ditanyakan seperti :

1. FAQS Sel Prokariotik

Pertanyaan seputar Sel Prokariotik
Sel Prokariotik

Pertanyaan seputar sel prokariotik lebih kepada cara reproduksi dan bagian komponennya.

  • Apakah sel prokariotik memiliki ribosom? Pada materi di atas kamu bisa membaca ulang bahwa sel prokariotik memiliki ribosom dan sebagian tidak.
  • Apa contoh dari sel eukariotik selain E. coli? Contoh umum yang sering disebutkan adalah ganggang hijau biru dan mycoplasma.
  • Apakah prokariotik memiliki nukleus? Jawabannya tidak, pada sel prokariotik adanya nukleoid.
  • Bagaimana cara reproduksi sel prokariotik? Caranya adalah dengan metode aseksual.

2. FAQS Sel Eukariotik

FAQS Sel Eukariotik
FAQS Sel Eukariotik

Beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang sel eukariotik, diantaranya :

  • Apakah sel eukariotik lebih besar dari prokariotik? Jawabannya iya, sel eukariotik lebih besar karena ukurannya antara 10-100 µm.
  • Amoeba termasuk Eukariotik atau Prokariotik? Amoeba termasuk eukariotik, pada amoeba terdapat nukleus dan bukan nukleoid.

Kesimpulannya sel prokariotik dan eukariotik memang memiliki bagian yang sama. Fungsi sebagian komponen tersebut seperti bagian DNA, membran sel, dan ribosom juga sama saja.

Perbedaan mendasar ada pada ukuran, adanya nukleus atau tidak, arrangement DNA, dan cara reproduksinya.

Daftar Pustaka

  • microbenotes.com/ eukaryotic-cells/# eukaryotic-cell- examples
  • study.com/academy/ answer/are-amoeba- cells-prokaryotic- or-eukaryotic .html
  • microbenotes.com/ prokaryotic-cells/#division- of-prokaryotic-cells -reproduction
  • ncbi.nlm.nih. gov/books/NBK9841/
  • biologyonline.com /dictionary/eukaryotic- cells
  • ardra.biz/topik/contoh -prokariotik-dan-sel- eukariotik/
  • prestasiherfen .blogspot.com/2017/01/ reproduksi-pada-sel-eukariotik. html#!/tcmbck
  • id.mort-sure.com /blog/difference-between -prokaryotic-and- eukaryotic-dna- replication/
  • www.tentorku.com /struktur-dan-karakteristik -sel-prokariotik/
  • www.ncbi.nlm. nih.gov/books/ NBK9841/
  • www.khanacademy. org/science/high-school -biology/hs-cells/hs-prokaryotes- and-eukaryotes/a/ prokaryotic-cells
  • www.greelane.com /id/sains-teknologi- matematika/ilmu/ types-of-cells-1224602/
  • idschool.net/sma/ perbedaan-sel-prokariotik -dan-eukariotik/
  • www.visiblebody.com/ learn/biology/cells/ prokaryotes-vs-eukaryotes

Nilai Kualitas Artikel

Leave a Comment